3+ Cara Mengatasi Kecemasan yang berlebih sesuai anjuran dalam islam

3+ Cara Mengatasi Kecemasan

Salah satu kecemasan yang sering terjadi diantara kita adalah terlalu memikirkan apa yang belum terjadi misalnya kaya gini nih..
 " Besok gimana ya?"
 "Nanti mau ngapain aja ya?"
 "Kalo nanti ngobrol sama dia, mau ngomong apa aja ya?"

Dan berbagai pikiran lainnya yang sering tiba-tiba muncul kapanpun dan dimanapun dan sulit banget deh kayanya untuk orang yang over thinking untuk jadi orang yang santuy.

Karena hampir semua hal, mulai dari hal kecil sampai hal besar pasti dipikirin, apalagi kalo kita hidup di kota besar yang terbiasa dengan hidup yang serba cepat, sibuk dan ramai dan juga terbiasa dengan budaya kerja metropolitan yang tiap hari pergi pagi pulang malem untuk kerja. Dampak yang terjadi dari overthinking adalah kecemasan bahkan susah tidur.

kecemasan yang berlebih tersebut bisa menghabiskan energi kita. Energi kita habis, sementara tidak ada hasil yang kita dapatkan. Meskipun diam, ngomel-ngomel sendiri, marah-marah, dan sebagainya akan membuat mental kita lelah sehingga tidak ada energi lain untuk hal yang positif.

Kecemasan Berlebihan Membuang Waktu

Saat hidup dihabiskan untuk kecemasan berlebihan, maka waktu akan terlewat begitu saja tanpa hasil, tanpa makna, dan tanpa prestasi. Hidup hanya untuk memikirkan hal-hal yang belum tentu terjadi. Padahal waktu bisa digunakan untuk hal lain yang lebih berarti.

Kita bisa melakukan tindakan untuk mengantisipasi apa yang dikhawatirkan. Jika kita cemas akan kehilangan uang, mengapa kita tidak mengantisipasi agar resiko kehilangan itu berkurang. Atau antisipasi jika benr-benar kehilangan. Ini lebih baik jika dibandingkan kita hanya menghawatirkan saja tanpa bertindak.

Ibarat Virus

Perasaan cemas yang berlebihan akan menjadi virus mental, yang gejalanya akan menyebar keseluruh aspek kehidupan kita. Untuk kesehatan mental tidak baik, kita akan menjadi pribadi yang pesimis, apatis, penakut serta malas.

Kecemasan yang negatif bisa merusak hubungan, dimana mental kita menjadi negatif, kehilangan antusias. Ingat, kamu sibuk dengan pribadi kamu, begitu juga orang lain akan sibuk dengan urusan mereka masing-masing. saat ada yang tidak beres dari kamu, bisa jadi mereka menjauh dan fokus pada urusan mereka. kamu bisa dianggap sebagai "penggangu".

Cara mengatasi kecemasan yang berlebihan

Jika sedang mengalami masalah ini, yaitu merasakan kecemasan yang berlebihan, coba praktekkan beberapa tips dibawah ini :

Hujamkan dalam Hati : Apapun yang terjadi, Itu Terbaik Bagi saya

Satu ayat yang bisa menghilangkan kekhawatiran :

“Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak Mengetahui.” (QS Al Baqarah: 216)

Bisa jadi, kita memang tidak suka dengan rasanya, padahal itu terbaik bagi kita. Sebagai contoh kita ditinggalkan oleh orang yang paling kita sayangi. Kita tidak suka, padahal bisa jadi Allah sudah punya rencana yang lebih baik dibalik ditinggalkan orang yang kita sayangi tersebut.

Kita hanya tidak mengetahui dan tidak menyadarinya, dan terkadang kesadaran akan manfaatnya kita ketahui belakangan.

Masalahnya tidak sedikit orang yang menolak ini. Mereka lebih memilih mendapatkan keinginan diri sendiri (Hawa Nafsu) ketimbang pilihan Allah yang pastinya jauh lebih baik dari apapun. Ini tentang keimanan, apakah kita yakin Allah memberikan yang terbaik ataupun tidak, maka Insyaallah bukan tidak mungkin maka kecemasan itupun akan hilang.

Tawakal Kepada Allah

Terlepas dari apa yang bisa dilakukan atau tidak, dengan tawakal akan mengurangi kecemasan.  Kita yakin, bahwa apa yang akan terjadi adalah ketentuan Allah dan Allah pasti memberikan yang terbaik bagi kita. Maka dari itu, serahkan semuanya pada Allah, mintalah bantuan, pertolongan, serta bimbingan pada Allah agar kita menemukan solusi dan mampu menghadapi apa yang kita cemaskan.

Cari Pilihan dan ikhtiar

Saat kita merasa panik karena kecemasan berlebihan, sering kali pikiran menjadi buntu tidak bisa memikirkan apa yang harus kita lakukan. Paling gawat saat kita memilih solusi jalan pintas yang akan disesali bahkan tidak sesuai dengan ajaran agama.

Dengan sikap tersebut diatas, yakinlah bahwa Allah akan memberikan yang terbaik dan kita akan menyerahkan sepenuhnya kepada Allah, dengan demikian insyaallah kita akan tenang dan bisa berpikir jenih.

Ketika kita berpikir jernih, akan membuka jalan untuk menemukan solusi terbaik. Ada beberapa kemungkinan solusi, jangan paksakan dengan 1 solusinya saja. Kebanyakan orang yang mengalami kecemasan hanya ingin apa yang dia cemaskan hilang. Itu mungkin solusi terbaik, tapi bukan hanya itu solusi yang bisa kita dapatkan.

Jika tidak ada lagi yang bisa kita lakukan untuk menghilangkan akibat buruk yang kita cemaskan, maka pikirkan antisipasinya. Jika itu benar-benar terjadi, apa tindakan terbaik yang bisa kita lakukan? Bisakah dilakukan sekarang agar akibat buruknya berkurang? Jika bisa, maka lakukan itu sekarang.

Jika tidak bisa, ya sudah,, mau apa lagi? Khawatir tidak ada gunanya bahkan bisa memperburuk keadaan. Tugas kita hanya Berdo'a, yakin dengan ketetapan Allah, dan Bertawakal. Serta selalu ada ikhtiar yang bisa kita lakukan.

Mungkin kita tidak bisa melakukan apa-apa lagi untuk menghindar serta mengantisipasi apa yang kita cemaskan, akan tetapi kita bisa menjadikan diri kita lebih baik lagi, sehingga akan lebih siap dalam menghadapi kondisi apapun.

0 Response to "3+ Cara Mengatasi Kecemasan yang berlebih sesuai anjuran dalam islam"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel